Prasangka Bintang

​Di malam yang dingin ini

Bintang bertebaran di langit Pulau Dewata 

Tiba – tiba aku ingat dirimu 

Seseorang yang hadir di setiap mimpiku

Namamu yang selalu terdengar di telingaku

Bintangpun seakan berkata

Beberapa hari yang lalu 

Kau juga ada disini menatapnya

Namun apakah kau juga mengingatku?

Bintangpun tak tau 

Siapa yang kau pikirkan saat kau menatapnya

Tatapan penuh makna cinta

Namun tak tau kemana akan tersampaikan 

Bagaimana aku bisa mengerti dirimu 

Jika bintang saja 

Tak mampu mengartikan cahaya di matamu 

Yang aku tahu hanya 

Dirimu pernah mencintaimu 

Dan akupun begitu

Walau kini mungkin aku hanyalah 

Sebuah butiran debu di hidupmu 

Tapi aku pernah menjadi melati 

Walaupun kecil dan tak indah 

Namun putih dan wangi 

Aku tak pernah mau menjadi mawarmu 

Yang indah namun berduri

Aku tak  mau melukai dirimu

Walaupun pada akhirnya 

Dirimu meninggalkanku hanya karena 

Salah paham yang tak ternilai 

Entahlah aku tak mengerti dirimu 

Dan memang takkan pernah mengerti 

Advertisements