Memori Hujan

​Gemericik air hujan masih membasahi bumi 

Katak menari riang di alam 

Burung – burung terbang rendah di angkasa 

Hanya barisan manusia berdesakan untuk berlindung

Dan diriku yang diam menatap jatuhnya air suci langit  

Dinginnya udara merasuk dalam jiwa 

Seakan membawa memori lampau 

Memori tentangmu 

Seseorang yang pernah singgah

Tapi kini telah hilang

Namun kenangannya kekal

Bahkan bayangannya tak pernah hilang

Walau hujan lebat melanda jejaknya tak kunjung sirna

Entahlah.. 

Aku pun ingin keluar dari belenggu ini

Tapi apalah daya 

angin kelam masih membayangi 

kemanapun aku pergi  

Advertisements

4 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s