Lepas dan Hempas 

​Senyum itu masih membekas 

Walau sudah kulepas

Dirimu teratas 

Untuk ku berantas 

Tapi tak kunjung lepas

Andai melupakanmu bagaikan naik bus patas

Tentu hati takkan terhempas

Aku menunggumu bagaikan bulan menanti mentari

Tapi ternyata kesabaranku berbatas

Hati mungkin ingin bertahan

Tapi lelah sudah

Kau tetap bungkam

Kau tetap diam

Dan aku tetap muram 

Haruskah ku cari penguasa hati lain

Agar hatiku tak berlubang lagi

Entahlah.. 

Wahai dirimu.. 

Kembalilah atau aku akan pergi selamanya 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s