Mengolah Rindu 

​Andai aku memiliki keahlian mengolah rindu

Tentu hatiku takkan pernah rapuh 

Jiwaku takkan meragu 

Tentang alunan dalam kalbu 

Dirimu yang kuburu 

Ternyata secepat ini berlalu

Aku bagaikan kain lusuh

Yang kau tinggalkan malam itu  

Tak kusangka itu dirimu

Berlalu bagaikan debu

Menghantam halus kedua mataku

Hanya mampu terpaku

Dalam hembusan angin lalu

Asal kau tahu

Walau mulut membisu

Hati berseru

Aku masih merindu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

A WordPress.com Website.

Up ↑

%d bloggers like this: