Hujan dan Dirimu 

Hujan memang selalu datang membawa kenangan, harapan dan cita

Namun mengapa ketika titik-titik air mulai membasahi bumi yang terlintas di pikiranku hanyalah dirimu. 

Dirimu yang pernah mengisi relung hati 

Namun kini hanya jejakmu yang tersisa

Jejak yang kau tapakkan benar-benar membekas 

Bahkan hujan pun tak mampu menghapusnya

Yang kutahu melupakanmu tak semudah mendapatkanmu 

Segala tentang hujan ialah segala tentangmu

Wahai penguasa hati yang tak kunjung mengerti 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

A WordPress.com Website.

Up ↑

%d bloggers like this: