Rekayasa Cinta 

Sepertinya masih terlalu pagi untuk membicarakan sakit hati. Rasanya, ingin kuhapus saja semua kenangan itu. Kenangan dimana kamu lihai mempermainkan hatiku. Dengan mudahnya merekayasa kata menjadi nyata. Aku yang salah, tak mampu mengendalikan rasa. Aku yang sakit, dalam hati menjerit, tapi tak mampu berkutik.

Jika memang ini hanya sandiwara, mengapa kamu jatuhkan aku sejatuh ini? 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s